Pertama, bukalah MS Word. Pilih β New Document β untuk membuka lembar kerja baru. Kemudian, pilih bar menu β Insert β yang terletak di bagian atas. Selanjutnya, pilih fitur β SmartArt β. Pilihlah menu β Hierarchy β dan pilih pohon silsilah seperti apa yang ingin digunakan. Jika sudah menemukannya, pilih β Oke β.
Menambahkan mata lain ke sisi lain dari pohon menggunakan metode yang sama. 7. cara membuat penyesuaian akhir Langkah 1. Membuat layer baru di atas lapisan dan menggunakan sikat lembut dengan warna #e2e0de dan Opacity tentang 30% dan 80-90% untuk melukis beberapa cahaya di atas jalan dan di sekitar pohon.
f PENYUSUNAN POHON KINERJA. OUTLINE. β’ STRUKTUR POHON KINERJA. β’ PRINSIP-PRINSIP PENYUSUNAN. β’ PROSES PENYUSUNAN. f POHON KINERJA (1) β’ STRUKTUR POHON KINERJA. β’ FORMAT BERBENTUK DIAGRAM DIISI DENGAN OUCOME/OUTCOME. ANTARA/OUTPUT.
Untuk pohon keluarga standar, β Struktur organisasi βPilihan ideal. Namun, Anda dapat memilih mana grafis SmartArt yang terbaik untuk Anda. Pilih grafik yang ingin Anda gunakan dengan mengklik itu. Setelah dipilih, preview dan deskripsi grafik akan muncul di panel kanan. Klik βOKβ untuk menyisipkan grafik.
Rekursi dengan Angka. Semua fungsi rekursif membutuhkan kondisi utama sehingga mereka akan berhenti. Namun, menambahkan kondisi utama ke fungsi tidak mencegahnya berjalan tanpa batas. Fungsi harus memiliki langkah untuk membawa kita lebih dekat ke kondisi utama. Terakhir adalah langkah rekursif.
Capaian Kinerja Polri Pada Renstra 2015-2019 Pada tahun 2017, Polri menetapkan lima strategi program dalam pembangunan SDM Polri dengan lima belas indikator kinerja, sedangkan pada tahun 2018 terdapat lima strategi program dengan tiga belas indikator kinerja. Kelima strategi program tersebut yakni: terselenggaranya manajemen strategi
Untuk membuat KPI tree yang tepat, Anda perlu memahami sejumlah proses yang dilakukan. Proses pembuatannya melibatkan langkah-langkah berikut: 1. Tentukan Tujuan. Langkah pertama adalah dengan mengidentifikasi tujuan khusus dari proyek, tim, departemen, atau perusahaan Anda.
Dalam kasus angka 20, hal ini berarti angka 20 harus dibagi 2. Hasilnya adalah 10. Kemudian, angka 10 dibagi menjadi 2. Sehingga hasilnya adalah 5. Nilai 2 dan 5 termasuk dalam bilangan prima. Jika perhitungan ini dijabarkan dalam sebuah pohon faktor, maka bentuk pohon faktornya akan seperti berikut ini.
ll6L.